11 GOLONGAN MANUSIA BERJUMPA NABI SAAT ISRA’ MI’RAJ
Peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan salah satu momentum spiritual paling agung dalam sejarah Islam. Dalam peristiwa yang terjadi pada 27 Rajab tahun kedelapan kenabian tersebut, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan luar biasa pada malam hari yang terdiri dari dua tahapan. Pertama, perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina yang dikenal sebagai Isra’. Kedua, perjalanan dari Baitul Maqdis menuju Sidratul Muntaha yang ditemani Malaikat Jibril, yang disebut Mi’raj.
Peristiwa ini tidak hanya menjadi mukjizat bagi Rasulullah SAW, tetapi juga menyimpan banyak pelajaran dan hikmah bagi umat Islam. Salah satu hikmah terbesarnya adalah dorongan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus menjadi pengingat akan konsekuensi dari setiap amal perbuatan manusia selama hidup di dunia.
Syekh Najmudin Al-Ghaithi dalam kitab Dardir Mi'raj-nya menuturkan terdapat golongan umat nabi yang disaksikan dan dijumpai saat Isra' dan Mi'raj yaitu:
1. Orang yang gemar bersedekah
Nabi Muhammad SAW menjumpai golongan orang yang gemar bersedekah. Mereka tengah memanen tanaman yang baru mereka tanam. Setelah dipanen, tanaman tersebut tumbuh kembali, begitu seterusnya.
2. Orang yang senantiasa berpegang teguh pada Allah
Nabi Muhammad SAW menjumpai golongan orang yang berpegang teguh pada agama Allah SWT. Rasulullah mencium bau harum. Seperti keluarga besar Masyitah yang dimasak hidup-hidup oleh Firaun karena tidak mau mengakui Firaun sebagai Tuhan.
3. Orang yang malas shalat fardhu
Nabi Muhammad SAW menjumpai golongan orang yang malas mengerjakan salat fardhu. Akibat dari perbuatannya, sekelompok orang tersebut kepalanya pecah dan utuh kembali secara berulang-ulang.
4. Orang yang enggan bersedekah
Nabi Muhammad SAW menjumpai golongan orang yang enggan bersedekah, meski hartanya banyak. Mereka mereka mendapat balasan memakan pohon dhari' (pohon kering berduri), zaqqum (tumbuhan yang rasanya pahit) dan batu panas yang membakar mulut serta perut mereka.
5. Orang yang suka zina
Nabi Muhammad SAW juga melihat golongan pezina. Mereka yang lebih memilih wanita atau pasangan lain di luar istrinya sendiri. Mereka digambarkan seperti orang yang menggenggam daging empuk dan daging busuk. Namun mereka memilih memakan daging busuk.
6. Perampok dan Pembegal
Golongan yang dilihat Nabi Muhammad SAW berikutnya adalah para perampok. Nabi melihat mereka seperti kayu yang berada di tengah jalan. Saat ada orang yang melewati jalan tersebut, orang itu terbakar karena kayu itu.
7. Pemakan harta riba
Nabi Muhammad SAW menjumpai golongan lemakan harta riba. Mereka dugambarkan seperti orang yang berenang di sungai yang penuh darah
8. Orang yang rakus jabatan
Nabi Muhammad SAW menjumpai golongan orang yang rakus jabatan. Mereka mendapati balasan seperti orang memikul kayu bakar berat di pundaknya, namun masih terus ingin menambah kayunya walaupun sebenarnya mereka tidak kuat memikulnya
9. Dai yang tidak mengamalkan ucapannya
Nabi Muhammad SAW menjumpai para dai yang tidak mengamalkan ucapannya. Mereka seperti orang yang lidah dan mulutnya dipotong dengan gunting besi. Setelah dipotong, mulut dan lidah mereka tumbuh seperti semula dan dipotong lagi.
10. Orang yang suka mengumpat
Nabi Muhammad SAW menjumpai para pengumpat yang digambarkan dengan golongan orang yang berkuku panjang dan terbuat dari tembaga yang mencakar-cakar muka mereka dengan kuku tersebut.
11. Orang yang gemar provokasi
Golongan yang terakhir adalah provokator. Mereka seperti seekor sapi yang keluar dari lubang kecil. Namun, sapi itu tidak mampu kembali masuk ke lubang tersebut karena terlalu besar.
Menurut Jibril, itulah perumpamaan bagi orang yang melakukan provokasi sehingga menimbulkan masalah yang besar. Saat tersadar akan ulahnya, ia tidak mampu menyelesaikan masalahnya.







0 komentar:
Posting Komentar